Showing posts with label Google Tag Manager. Show all posts
Showing posts with label Google Tag Manager. Show all posts

Saturday, June 1, 2019

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager


Ada banyak Cara Memasang Tracking Google Analytics di website, salah satunya adalah menggunakan Google Tag Manager. Dan ini merupakan pilihan terbaik menurut saya. Kenapa menggunakan Google Tag Manager merupakan pilihan terbaik, bisa teman-teman temukan jawabannya disini.

Akan tetapi untuk menggunakan Google Tag Manager, teman-teman harus membuat Akun Google Tag Manager serta menginstalnya ke dalam website teman-teman. Jika teman-teman belum punya akun Google Tag Manager, teman-teman bisa melihat tutorialnya disini, dijelaskan dengan sangat jelas dan lengkap. Dan untuk cara instal Google Tag Manager di dalam website teman-teman bisa dilihat disini.

Jika teman-teman sudah mempunyai akun Google Tag Manager dan sudah menginstalnya di dalam website, langsung saja kita mulai pembahasan tutorial cara memasang tracking Google Analytics menggunakan Google Tag Manager,


Login Akun Google Tag Manager



Login ke akun Google Tag Manager teman-teman. Lalu pilih container website yang akan kita pasang tracking Google Analytics. Jangan lupa pastikan code tracking di container itu sudah terpasang di semua halaman website teman-teman.



Masuk Menu Tag >> Pilih Baru (New)

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager


Dari dashboard Google Tag Manager setelah masuk container pilih Menu-bar Ruang kerja. Pilih menu Tag dan klik Baru (New).




Beri Nama Judul Tag

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager

Jangan lupa untuk memberi nama Judul Tag yang teman-teman buat. Karena kita akan membuat Tag Tracking Google Analytics maka kita beri nama di judul tag dengan "Google Analytics". Ingat syarat sebuah Tag adalah memiliki Triggers atau Pemicu yang menyebabkan Tag itu bisa aktif.



Konfigurasi Tag

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager

Selanjutnya adalah masuk menu konfigurasi Tag. Ada banyak jenis Tag yang tersedia disini. Teman-teman juga bisa membuat custom konfigurasi Tag sendiri dengan memilih menu Custom HTML Tag. Disini karena kita akan memasang Tracking Google Analytics jadi pilih jenis Tag Google Analytics - Universal Analytics.



Konfigurasi Tag Google Analytics

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager

Konfigurasi Tag Google Analytics. Pada bagian jenis pelacakan biarkan tetap Kunjungan Halaman. Ini karena tujuan Tag kita adalah melacak semua kunjungan di dalam website. Ada banyak jenis pelacakan untuk Google Analytics, misalnya Event atau kejadian, berguna ketika kita akan membuat Event di Google Analytics. Event adalah interaksi yang terjadi antara situs webiste dengan pengunjung. Kita akan bahas ini lebih lengkap di materi lain.

Kembali ke konfigurasi Tag Google Analytics tadi, setelah memilih jenis pelacakan Kunjungan Halaman selanjutnya kita akan membuat setelan Google Analytics. Pilih Variabel Setelan lalu klik New Variable (Variabel Baru).



Setelan Variabel Google Analytics

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager

Konfigurasi Variabel Google Analytics. Pada jenis variabel pilih "Setelan Google Analytics". Buka akun Google Analytics teman-teman. Copy ID pelacakan Google Analytics website teman-teman. Login Akun Google Analytics >> Pilih Side-Bar Menu Admin >> Sub-menu Property >> Tracking Info >> Tracking Code. Lebih lengkapnya untuk melihat Tracking ID Google Analytics ada disini. Paste ID Pelacakan Google Analytics teman-teman di kolom "ID Pelacakan". Jika sudah jangan lupa untuk klik Save (Simpan).




Memilih Trigger untuk Pemasangan Tag Google Analytics

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager

Tahap selanjutnya adalah memilih Trigger yang memicu Tag Google Analytics itu aktif. Pilih Triggering (Pemicu).

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager

Disini kita tidak perlu membuat Triggernya terlebih dahulu. Karena Trigger yang akan membuat Tag Google Analytics itu aktif adalah kunjungan di semua halaman website maka pilih trigger "All Pages" (Semua Halaman). Dan Triggers All Pages sudah disiapkan secara default oleh Google Tag Manager. Jadi kita tidak perlu membuat konfigurasi Triggers terlebih dahulu.



Menyimpan Tag

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager

Sampai disini Konfigurasi Tag dan Triggers Google Analytics sudah selesai dan siap digunakan. Klik Simpan (Save),



Mengirim Tag

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager

Saya ingatkan sekali lagi untuk selalu klik "Kirim" atau "Submit" setiap kali teman-teman membuat Tag di Google Tag Manager. Tanpa teman-teman melakukannya maka Tag tidak akan dikirim ke website teman-teman. Ini adalah kesalahan paling sering terjadi ketika membuat Tag menggunakan Google Tag Manager.



Konfigurasi Pengiriman

Cara Memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager

Konfigurasi pengiriman berguna untuk mengingatkan teman-teman tentang history yang teman-teman Submit di Google Tag Manager. Selain itu jika teman-teman berkerjasama dengan orang lain ini juga berguna untuk memberitahu rekan tentang apa yang teman-teman kerjakan di Google Tag Manager.

Pada menu Nama Versi tulis sesuai keinginan teman-teman yang penting teman-teman gampang mengingat tentang Nama Versi itu dan Konfigurasi Tag apa saja yang ada dalam versi itu. Kalu saya lebih suka memberi Nama Versi dengan nama-nama Tag yang akan saya Submit. Itu saya mudah diingat tentang Tag apa saja yang ada di dalam versi tersebut, hehe.

Deskripsi Versi bisa berisi penjelasan dari Versi. Disini teman-teman bisa menuliskan action yang teman-teman lakukan yang akan dikirim ke website teman-teman.

Jika sudah selanjutnya klik "Publish", tunggu beberapa detik dan selamat, Tag yang teman-teman buat di Google Tag Manager telah terpasang di website teman-teman. Tag Google Analytics tadi sudah terpasang di website teman-teman.

Bagaimana mudah bukan untuk memasang Tracking Google Analytics Menggunakan Google Tag Manager? Jika teman-teman mengalami masalah atau mendapatkan kesulitan saat menggunakan Google Tag Manager, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar, dengan senang hati saya akan mencoba membantu.

Ada banyak materi menarik lainnya, silahkan lanjutkan untuk membaca artikel lainnya dan teman-teman akan memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Digital Analyst.

Thursday, May 30, 2019

Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Blogger

Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Blogger

Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Blogger


Menggunakan Google Tag Manager tidak hanya selesai sampai kita membuat akun saja, tetapi kita juga harus memasang script codenya ke dalam semua halaman website yang telah kita daftarkan ketika membuat akun Google Tag Manager. Setelah itu baru kita bisa mulai untuk menggunakan Google Tag Manager. Pasang dan membuat custom tag untuk Tracking semua interaksi di dalam website.

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, setelah teman-teman berhasil membuat akun Google Tag Manager, teman-teman akan mendapatkan script kode unik. Dan kali ini saya akan membahas tentang cara pemasangan script code Google Tag Manager tersebut ke dalam website yang menggunakan platform Blogger. Oke langsung saja kita mulai pembahasannya,


Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Blogger

  • Buka Dashboard Blogger teman-teman
  • Masuk menu "Themes" >> Edit HTML



Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Blogger

  • Copy Script Code bagian atas Google Tag Manager, copy semua script code yang ada di kolom pertama

Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Blogger

  • Kembali ke menu "Themes" >> Edit HTML.
  • Cari script kode <head>, tekan ctrl+f dan ketikan <head>
  • Jika sudah paste semua script code Google Tag Manager kolom pertama tadi tepat dibawah kode <head>

Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Blogger

  •  Kembali ke Script Code Google Tag Manager
  •  Sekarang copy semua script code yang ada di kolom kedua

Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Blogger


  • Kembali ke menu "Themes" >> Edit html
  • Cari script kode <body>, tekan ctrl+f dan ketikan <body>
  • Jika sudah ketemu kode <body> paste semua script code Google Tag Manager kolom kedua tadi tepat sesudah kode <body>
  • Klik Save theme

Apakah sampai sini kita sudah berhasil memasang Google Tag Manager di website Blogger?
TERNYATA BELUM !


Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Blogger

Error parsing XML, line 9, column 43: The reference to entity "l" must end with the ';' delimite

Setelah teman-teman klik save theme pasti akan ada masalah error log seperti gambar di atas. Ini artinya pemasangan script kita di template Blogger masih belum benar. Masih ada kesalahan script. Tidak usah kawatir, tenang saja, jangan panik, hehe. Kenapa bisa ada error log saat pemasangan script di Blogger? Berikut penjelasannya,

Template Blogger Menggunakan Format XML bukan HTML

Masalahnya adalah ada pada format template Blogger itu sendiri. Template format Blogger menggunakan ekstensi XML, sedangkan pemasangan script yang kita lakukan tadi berlaku untuk dokumen HTML. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Ada 2 cara untuk mengatasinya, yang pertama adalah ENCODE script GTM tadi ke dalam format XML. Tapi ini agak ribet, saya lebih suka dan lebih menyarankan dengan cara kedua, yaitu cukup menambahkan kode dalam penulisan script di dokumen XML. Tambahkan kode "[CDATA[script code //]]", jadi nanti akan seperti ini,

<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[

kode script GTM

//]]>
</script>


Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Blogger

Untuk script GTM kolom pertama yang di pasang di dalam kode <head> akan menjadi seperti gambar diatas. Sedikit memodifikasi script GTM dengan menambahkan code "//<![CDATA[" sesudah kode "<script>" dan menutupnya dengan kode "//]]>" sebelum kode penutup tag script "</script>".


Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Blogger


Dan untuk script GTM kolom kedua yang di pasang di dalam kode <body> akan menjadi seperti gambar di atas. Menambahkan code "//<![CDATA[" sesudah kode "<noscript>" dan menutupnya dengan kode "//]]>" sebelum kode penutup tag noscript "</noscript>".

Kali ini saya jamin pasti sudah tidak ada error log lagi. Bagaimana mudah bukan? Alasan kenapa tidak dari awal saya langsung menjelaskan untuk memodifikasi script adalah supaya teman-teman benar-benar paham. Coba jika dari awal saya langsung menjelaskan untuk langsung memodifikasi script pasti teman-teman tidak akan tahu masalahnya ada di ekstensi penulisannya. Bukannya sekarang teman-teman sudah mulai sedikit paham dengan bahasa pemrograman. Sudah bisa memodifikasi script GTM, keren gak tuh? hehe...

Setelah itu klik "Save theme", Dan jangan pernah lupa untuk selalu mempublish setelah teman-teman selesai membuat Tag di Google Tag Manager. Ini yang paling sering dilupakan orang-orang, biasanya setelah mereka membuat TAG di Google Tag Manager langsung menutupnya, tanpa mengirim atau publish TAG. Alhasil Tag tidak terpasang di Website. Jadi jangan pernah lupa untuk selalu klik "Publish" atau "Kirim" sesudah teman-teman membuat TAG. Lihat gambar dibawah ini,


Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Blogger



Cara Memasang Script Code Google Tag Manager ke Dalam Website Lain Selain Blogger

Pada dasarnya pemasangan script code Google Tag Manager itu sama saja, mau itu menggunakan CMS WordPress, Blogger, Drupal, Joomla, dan sebagainya maupun tidak menggunakan CMS. Cara memasang script code Google Tag Manager hanyalah memasang 2 script yang didapatkan ketika mendaftarkan website ke Google Tag Manager. Satu dipasang di dalam <head> semua halaman website, dan yang satunya di dalam <body> di semua halaman website teman-teman.

Monday, May 27, 2019

Langkah-langkah Serta Penjelasan Lengkap Cara Membuat Akun Google Tag Manager

Langkah-langkah Serta Penjelasan Lengkap Cara Membuat Akun Google Tag Manager

Cara Membuat Akun Google Tag Manager


Setelah kita tahu Apa itu Google Tag Manager secara lengkap dan jelas beserta atribut-atributnya, seperti Tag, Triggers, dan manfaat serta kegunaanya kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara membuat akun Google Tag Manager itu sendiri. Sama seperti Google Analytics, sebelum kita bisa menggunakan Google Tag Manager terlebih dahulu kita harus membuat akunnya untuk mendapatkan script code yang akan kita pasang di website. Langsung saja berikut langkah-langkah serta penjelasan lengkap membuat akun Google Tag Manager,




Cara Membuat Akun Google Tag Manager

  • Jika browser teman-teman belum konek dengan akun Gmail silahkan Login terlebih dahulu, atau membuat akun Gmail jika teman-teman belum memilikinya.


Cara Membuat Akun Google Tag Manager


  • Halaman Utama Google Tag Manager akan terbuka. Silahkan pilih "Buat Akun"


Cara Membuat Akun Google Tag Manager


  • Lengkapi semua formnya,
  1. Nama Akun : Isi dengan nama Akun teman-teman, contoh bisa nama perusahaan
  2. Negara : Pilih Indonesia
  3. Centang jika teman-teman ingin membagikan data dengan pihak lain, jika tidak biarkan tetap kosong
  4. Nama Container atau Penampung : Isikan website teman-teman tanpa protokol http:// atau https://, contoh : www.situssaya.com
  5. Tempat Penampung : Pilih Website karena kita akan memasangnya di dalam website
  6. Klik "Buat"


Cara Membuat Akun Google Tag Manager


  • Halaman Persetujuan, centang pada kolom checklist persetujuan teman-teman. Tenang saja Google Tag Manager adalah produk resmi dari Google dari sudah terjamin aman.


Script Code Pemasangan Google Tag Manager

  • Script Pemasangan Google Tag Manager

Sampai sini teman-teman telah berhasil membuat akun Google Tag Manager. Akan tetapi kita harus memasang script Google Tag Manager ini ke dalam website dulu sebelum bisa menggunakannya. Script harus dipasang di semua halaman website teman-teman. Untuk script yang bagian atas dipasang di dalam <head> atau sebelum </head> di semua halaman website teman-teman. Sedangkan script yang kedua dipasang di dalam tag <body> di semua halaman website teman-teman. Setelah semua script code terpasang di dalam website teman-teman, baru bisa menggunakan Google Tag Manager dan langsung bisa memulai untuk membuat Tag, Triggers, serta mencoba memanfaatkan custom trackingnya.


Untuk cara pemasangannya ke dalam website akan saya bahas lengkap mulai dari Cara Pemasangan di Blogger, Cara Pemasangan di WordPress, ataupun Cara Pemasangan Langsung di Cpanel teman-teman.

Silahkan lanjutkan untuk membaca semua artikel di website ini. Semua yang teman-teman butuhkan untuk menjadi seorang Digital Analyst yang handal akan tersedia lengkap dan GRATIS disini. Saya hanya minta bantuan Share semua artikel di website ini sebagai bentuk dukungan teman-teman untuk saya melanjutkan semua pembahasannya. Mari kita bagikan ilmu yang bermanfaat ini.

Silahkan teman-teman mulai untuk mencobanya, jika ada yang kurang jelas atau pertanyaan-pertanyaan lain terkait Digital Analyst, tinggalkan di kolom komentar atau bisa langsung menghubungi saya, dengan senang hati akan saya bantu.

Saturday, May 25, 2019

Apa itu Google Tag Manager? Penjelasan Lengkap Mengenai Google Tag Manager

Apa itu Google Tag Manager? Penjelasan Lengkap Mengenai Google Tag Manager


Apa itu Google Tag Manager?

Google Tag Manager adalah sistem pengelolaan tag yang memungkinkan Anda dengan cepat dan mudah memperbarui kode pelacakan dan fragmen kode terkait yang secara keseluruhan dikenal sebagai "tag" di situs atau aplikasi seluler Anda.

Itu yang akan teman-teman temukan kalau mencari tentang pengertian Google Tag Manager di mesin pencari Google. Jujur sebenarnya agak susah juga buat saya menjelaskan tentang Google Tag Manager ini. Karena di dunia digital tidak semua itu bisa di jelaskan melalui tulisan atau kata-kata, kadang kita harus mencobanya langsung dan dengan sendirinya kita akan paham. Ini juga yang saya alami ketika mempelajari sesuatu yang baru dan saya belajar hanya melalui tulisan artikel-artikel di internet. Awalnya memang saya malah menjadi bingung dengan penjelasan-penjelasan dan istilah-istilah baru yang ada di artikel. Akan tetapi, ketika saya langsung mencobanya perlahan saya mulai paham dengan apa yang dijelaskan di artikel. "Learning by doing", ya itu memang benar-benar fakta ketika teman-teman belajar hanya melalui otodidak dari artikel-artikel di internet.

Akan tetapi, disini saya akan mencoba menjelaskan sejelas mungkin kepada teman-teman. Tapi tetap saja teman-teman harus langsung mencobanya. Praktekan, bukan hanya teori di kepala. Tanpa tindakan sebanyak apapun teori yang teman-teman dapatkan itu tidak akan berguna. Oke langsung saja!




Apa itu Tag?

Yang dimaksud Tag disini adalah potongan script code yang akan dipasang ke dalam website atau aplikasi seluler. Tag adalah segmen kode yang disediakan oleh vendor analisis, pemasaran, atau dukungan untuk membantu teman-teman mengintegrasikan produk mereka ke dalam situs atau aplikasi seluler teman-teman. Biasanya Tag dalam bentuk script kode javascript. Salah satu contoh Tag adalah Global Site Tag (gtag.js). Syarat sebuah Tag akan aktif adalah adanya Triggers yang memicunya terlebih dahulu. Nah, makin bingun kan? ada istilah baru lagi yaitu "Triggers".

Tag paling umum digunakan sebagai tracking bisnis secara online atau melalui website. Hampir mirip dengan "Event". Bisa juga kita katakan kalau Tag itu adalah Event yang sediakan oleh vendor analisis, pemasaran, atau dukungan dari produk di luar website kedalam situs atau aplikasi seluler teman-teman.




Apa itu Triggers?

Kalau teman-teman adalah seorang web developer tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah Triggers. Tapi bagaimana untuk teman-teman yang tidak terbiasa dengan programming, tenang saja saya akan menjelaskannya secara detail.

Kalau tidak salah di dalam sains Fisika itu ada yang namanya "Hukum Aksi Reaksi". Tag dan Triggers sama persis seperti Aksi dan Reaksi. Ketika ada Aksi yaitu Triggers akan memicu Reaksi. Disini Tag adalah sebagai Reaksi. Jadi Tag akan aktif kalau sudah dipicu oleh Triggers. Semua Tag pasti memiliki Triggers.

Sampai disini teman-teman semakin bingung atau semakin tertarik untuk mempelajari Google Tag Manager?



Pengertian Google Tag Manager (GTM)

Google Tag Manager adalah sistem pengelolaan tag yang memungkinkan Anda dengan cepat dan mudah memperbarui kode pelacakan dan fragmen kode terkait yang secara keseluruhan dikenal sebagai "tag" di situs atau aplikasi seluler teman-teman.

Intinya Google Tag Manager adalah salah satu produk Google yang berfungsi untuk memudahkan pemasangan Tag di Website atau Aplikasi seluler.



Manfaat Menggunakan Google Tag Manager

Dengan menggunakan Google Tag Manager (GTM) pemasangan Tag tidak perlu langsung di halaman HTML website, tetapi cukup di platform Google Tag Manager saja. Pemasangan Tag menjadi sangat mudah dengan adanya Google Tag Manager, tidak perlu harus paham dengan bahasa pemrograman.

Jadi ketika teman-teman akan memasang Tag ke dalam situs website teman-teman, tidak perlu langsung ke Cpanel, tidak perlu custom template, tidak perlu langsung menyisipkan script code ke template website teman-teman. Tetapi cukup di Platform Google Tag Manager saja. Ini tentu sangat membantu kita.

Boleh saja kalau saat ini teman-teman mengabaikan Google Tag Manager, tetapi jika nanti situs teman-teman semakin besar, atau ketika teman-teman memiliki kerja sama dengan Vendor yang besar saya jamin teman-teman pasti akan sangat membutuhkan Google Tag Manager.

Sama seperti Google Analytics, Google Tag Manager juga mampu mengoptimalkan bisnis secara online atau melalui situs website.




Keuntungan Menggunakan Google Tag Manager

  • Pemasangan Tag menjadi sangat mudah
  • Ketika banyak Tag yang kita pasang tidak akan mempengaruhi kecepatan website, karena script ada di Google Tag Manager.
  • Bisa Custom Tag dengan mudah
  • Tracking lebih kompleks
  • Resiko error template dapat diminimalisir
  • Dan masih banyak lagi keuntungan lainnya


Contoh Penggunaan Google Tag Manager Paling Umum


Bagaimana, sangat menarik bukan Google Tag Manager? simak artikel saya lainnya dan Anda akan menguasai semua yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Digital Analyst. Dan semua ini saya berikan secara GRATIS.